Beberapa Sifat Yang Dipandang Sebagai Tindakan Mendustakan Agama

Surat Al-Maun : 1

أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ

a ro`aitallażii yukażżibu bid-diin

ARTI

Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?

Surat Al-Maun : 2

فَذَٰلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ

fa żaalikallażii yadu''ul-yatiim

ARTI

Maka itulah orang yang menghardik anak yatim,

Surat Al-Maun : 3

وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ الْمِسْكِينِ

wa laa yaḥudhdhu 'alaa tho'aamil-miskiin

ARTI

dan tidak mendorong memberi makan orang miskin.

Surat Al-Maun : 4

فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ

fa wailul lil-musholliin

ARTI

Maka celakalah orang yang sholat, [sambung ke ayat 5, yaitu orang yang lalai terhadap sholat]

Surat Al-Maun : 5

الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ

allażiina hum 'an sholaatihim saahuun

ARTI

(yaitu) orang-orang yang lalai terhadap sholatnya,

Surat Al-Maun : 6

الَّذِينَ هُمْ يُرَاءُونَ

allażiina hum yurooo`uun

ARTI

yang berbuat riya',

Surat Al-Maun : 7

وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ

wa yamna'uunal-maa'uun

ARTI

dan enggan (memberikan) bantuan.